Minggu, 10 Februari 2013 | 15:54
Ilustrasi asuransi. (sumber: freedigitalphotos/Grant
Cochrane)
Jakarta - PT Asuransi
Central Asia (ACA) akan meluncurkan dua produk asuransi mikro yang berwujud
asuransi kebakaran dan gempa pada Maret mendatang. Kedua produk tersebut
ditargetkan bisa meraih masing-masing 10 ribu polis dalam setahun setelah
diluncurkan.
Senior Assistant Vice President Mikro Insurance ACA Jakub Nugraha mengatakan, sebelumnya, perseroan telah meluncurkan produk asuransi mikro untuk demam berdarah pada 2010 lalu. Produk asuransi demam berdarah tersebut berupa voucher seharga Rp10.000 berlaku untuk tiga bulan.
Jakub mengatakan respon masyarakat cukup baik ketika produk asuransi demam berdarah diluncurkan, sehingga perseroan dapat meraup 10.000 polis dalam waktu satu tahun. Namun, produk asuransi demam berdarah justru mengalami penurunan pada 2012 lalu, karena masyarakat sudah tidak menganggap penyakit demam berdarah sebagai resiko yang harus dilindungi asuransi.
"Rasio klaim untuk produk tersebut antara 20-30%, ini masih jalan terus,"kata Jakub di Jakarta belum lama ini.
Berkaca dari produk asuransi demam berdarah tersebut, perseroan juga akan menggunakan sistem yang sama untuk kedua produk barunya. Produk berupa voucher tersebut cukup diaktivasi via sms dan proses klaim juga dapat dilakukan via sms.
Kedua produk asuransi mikro tersebut akan dibanderol dengan harga Rp20 ribu untuk satu tahun. Dengan santunan Rp3 juta untuk asuransi kebakaran dan Rp2 juta untuk asuransi gempa.
Senior Assistant Vice President Mikro Insurance ACA Jakub Nugraha mengatakan, sebelumnya, perseroan telah meluncurkan produk asuransi mikro untuk demam berdarah pada 2010 lalu. Produk asuransi demam berdarah tersebut berupa voucher seharga Rp10.000 berlaku untuk tiga bulan.
Jakub mengatakan respon masyarakat cukup baik ketika produk asuransi demam berdarah diluncurkan, sehingga perseroan dapat meraup 10.000 polis dalam waktu satu tahun. Namun, produk asuransi demam berdarah justru mengalami penurunan pada 2012 lalu, karena masyarakat sudah tidak menganggap penyakit demam berdarah sebagai resiko yang harus dilindungi asuransi.
"Rasio klaim untuk produk tersebut antara 20-30%, ini masih jalan terus,"kata Jakub di Jakarta belum lama ini.
Berkaca dari produk asuransi demam berdarah tersebut, perseroan juga akan menggunakan sistem yang sama untuk kedua produk barunya. Produk berupa voucher tersebut cukup diaktivasi via sms dan proses klaim juga dapat dilakukan via sms.
Kedua produk asuransi mikro tersebut akan dibanderol dengan harga Rp20 ribu untuk satu tahun. Dengan santunan Rp3 juta untuk asuransi kebakaran dan Rp2 juta untuk asuransi gempa.
Penulis: GTR/AYI
Sumber:Investor Daily

Tidak ada komentar:
Posting Komentar